POJOKBOGOR.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, meninjau sejumlah pembangunan infrastrukstur yang masuk Program Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Bogor, Minggu (17/9).

Menteri Basuki bersama Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Anggota Komisi V DPR RI dan Bupati Bogor Iwan Setiawan, meninjau lokasi rencana pembangunan Bendung Cibeet di Kecamatan Cariu dan Cijurey di Kecamatan Sukamakmur.

Menurut Basuki, progres pembangunan dua bendung sebagai upaya pengendalian banjir di wilayah hilir Sungai Citarum itu, memasuki tahap penetapan lokasi (penlok), kemudian persiapan pembebasan lahan.

Baca Juga: Inpres Jalan Daerah Habiskan Rp14,6 Triliun, Jabar Dijatah Rp360 M

"Penlok dari gubernur sudah ada. Tinggal pembebasan lahan nanti dilakukan tim apraisal. Masyarakat juga sudah menerima usai disosialisasi dengan baik oleh Pak Mulyadi dari Komisi V DPR RI dan Pemkab Bogor," kata menteri yang kerap disapa Pak Bas itu.

Rencananya, Bendung Cibeet akan dibangun di atas lahan seluas 1.700,26 hektare meliputi delapan desa di dua kecamatan, yakni Tanjungsari dan Cariu. Bendung tersebut diyakini mampu mereduksi banjir hingga 66 persen di wilayah Karawang dan Bekasi.

Sementara Bendungan Cijurey merupakan permintaan langsung warga Kabupaten Bogor, untuk mengairi lahan persawahan, terutama saat musim kemarau.

Baca Juga: Bey Machmudin Teruskan Janji Ridwan Kamil Bangun Jalan Tambang

Bendung Cijurey rencananya dibangun di atas lahan seluas 203,9 hektare di empat desa yang ada di tiga kecamatan, yakni Sukamakmur, Cariu dan Tanjungsari.

"Nanti setelahitu, kita akan bangun tanggul-tanggul di wilayah Sungai Citarum ini. Mudah-mudahan bisa segera dibangun dan banjir bisa ditangani," kata Basuki. ***